Welcome To my Blog . Enjoy Your reading
Tampilkan postingan dengan label Just Write. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Just Write. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Juni 2013

SENI ITU, HATI


Aku Rieko. Hidup di perkampungan kecil di sudut kota. Kalian tahu ? Hari-hariku diisi dengan bermusik di tempat tongkrongan. Pamer kebolehan dalam bermusik. Di sekolah pun, kalau kalian mau tahu, aku terkenal karena kemahiran gitarku dalam segala aliran musik.
Tapi kalau di rumah, aku merasa dicekam. Bermain musik bagi keluargaku adalah sebuah pantangan. Apa salahnya padahal ?. Ibuku selalu bilang masalah “melenakan”, “melalaikan”, atau apalah sejenisnya. Timbulnya, aku jadi selalu malas di rumah. Jelas-jelas hobiku bermusik, tapi di rumah aku tak bisa kembangkan hobiku sendiri. Memang sangat tidak pantas bagiku, kalau ada orang yang tidak tahu seni. Apalagi tidak suka.
 “Ko, kenapa nilaimu jadi tambah turun ?”, ibuku bertanya melihat buku tugasku.
“Apaan sih”, jawabku tak menoleh. Masih bermain gitar.
“Ini nilaimu kenapa turun ?”, ibu bertanya lagi.
“Susah, Bu”, masih bermain gitar.
Ibu beranjak. Tumben hari ini tidak menegurku. AHA !!!. Berarti ada pintu bagiku untuk bermusik di rumah. Aku tersenyum riang.
Adikku yang baru berumur enam tahun, duduk di sebelahku. Menarik-narik lengan baju. “Nyanyi, dong”. Sambil mengerjapkan matanya. Lucu sekali. Rambut ikal yang bergelombang bergerak-gerak mengikuti irama kepalanya. Tangannya bertepuk tangan meriah. Bernyanyi dengan suara pas-pasan.
Aku melirik ibu yang sedang merajut jaket merah di depan. Wajahnya separuh terlihat. Begitu juga dengan senyumnya. Ibu tersenyum. Ya, ibuku tersenyum sore itu.
Hingga tiga jam aku bermain gitar. Dari pindah ke teras, kamar, teras, kamar, teras.  Adikku sudah tidak lagi turut, dia harus belajar. Dan aku harus bermain gitar. Toh, ibuku sudah memberi lampu hijau padaku. Aku memang tak pernah bosan dalam bermain musik.
Ibuku sudah kembali ke dapur. Memasak sayur sop untuk makan malam. Bersenandung kecil. Mengaduk aduk kuah dengan bumbu-bumbunya. Harumnya benar-benar nikmat. Aku tersenyum. Kembali bermain.
Sekarang aku di teras. Memandang langit-langit sore yang menggantung indah, sambil bermain gitar. Kulihat lipatan kertas kecil di sebelah rajutan ibu. Dengan santai kubuka kertas kecil itu.
Seketika aku tertegun. Membacanya lamat-lamat.
“Ayah, kalau ayah masih ada, ayah akan lihat. Betapa senangnya aku ketika tahu, ibu juga senang dengan musik, Yah. Terbukti, kan ? Ibu juga suka musik”, mengingat ayahku yang mati dihajar warga kampung sebelah, karena mencuri. Haha. Hina sekali hidupnya. Hidup di keluarga miskin, dan mati dalam keadaan miskin. Tinggal satu hal lagi yang belum kubuktikan pada ayahku. Tersenyum bangga.
Malam itu. Kuhabiskan dengan gitar. Ibuku makan bersama adikku. Tadi memanggil, tapi kubiarkan. Nanti aku akan makan sendiri. Aku bukan anak kecil lagi. Lagipula, aku masih ingin hanyut dalam kesenangan ini. Sampai beberapa minggu ke depan, aku baru tahu kalau kesenangan ini tidak seberapa hebatnya.
“Sudah malam, Nak. Tidurlah”, ibuku menegur lembut dari luar pintu kamar.
Saat itu juga aku mengepal tanganku. Berkata dalam hati, “AKU BUKAN LAGI ANAK KECIL”
TUK...
Seperti biasa, aku duduk di tempat tongkrongan. Anak SMA, yaa nongkrong adalah hal yang biasa. Main gitar. Nyanyi bersama teman-teman. Teriak teriak. Tertawa karena salah lirik lagu.
“Ko, bikin band yo”, Jarwo menepuk pundakku.
“Hahaaay, ayodah. Siape aje ? Gue mah siap !”, jawabku semangat.
“Gue drummer. Lu gitar. Ayu vokal. Dayat bass. Sama Rey keyboard. Hahaa, oke gak tuh ?”, Jarwo menjelaskan.
Aku mengangguk senang. Aku punya band. Impian !!! “Besok kita mulai berkarya”. Impian memang, tapi sayangnya, aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku berikutnya.
Kami sudah berkumpul di rumah Rey. Rumahnya besar sekali. Di dalamnya ada kolam renang dan studio bandnya. Rey memang dipandang kaya raya oleh teman-teman. Ayahnya bekerja di pertambangan dan ibunya seorang karyawan di perusahaan besar. Makanya tidak kaget, kalau anaknya keren sekali. Idaman para gadis di sekolah. Teman-teman band indie-nya sangat banyak. Dan dia berencana akan memperkenalkan band kami pada mereka.
Kami membuat lirik. Mencari nada yang tepat. Dan latihan. Lagu kami, ber genre metal core. Dimana genre ini sedang nge-trend di kalangan remaja. Ayu bernyanyi dengan penuh tenaga. Scream. Itu suaranya. Begitu juga dengan yang lain dalam memainkan alatnya masing-masing. Seperti orang kegilaan.
“Besok kita latihan lagi”, Jarwo tersenyum puas. Semua mengangguk.
“Entar, kalo udah keren, kita konser perdana kecil-kecilan sama temen-temen gue yang laen. Kebetulan tiga minggu lagi, band temen gue mau launching album barunya”, Rey memberikan informasi.
“YEAH !!! KONSER” ... Serentak kami berteriak.
Setiap hari aku latihan. Jujur saja, aku berdebar-debar. Aku tidak pernah tahu rasanya naik di atas panggung. Pasti akan sangat menyenangkan.
Tiga lagu.
Band kami akan menyanyikan tiga lagu untuk konser minggu depan. Luar biasa. Senang dalam dadaku benar-benar tidak terkira. Malah kadang-kadang saking senangnya, aku sampai bermimpi jadi band terkenal. Melanglang buana hingga internasional. Konser bersama band-band papan atas dunia. Dikelilingi para fans yang berebut tanda tangan. Benar-benar senang yang tiada tara.
H-3
Hari terakhir latihan. Hasilnya pun semakin hebat. Tidak ada yang miss lagi. Tidak ada yang salah dalam bermain. Luar biasa.
H-2
Hari ini kami memutuskan untuk membicarakan baju untuk konser lusa. Akhirnya, kami memutuskan memakai baju hitam, jeans hitam, kacamata hitam, dan sepatu sekolah biasa. Setelah bercengkerama, kami pulang. Besok libur. Lusa konser.
H-1
Hari ini cuaca panas sekali. Membuatku tidak berhenti menyumpah-nyumpah pada langit. Mengeluh. Menyibak peluh.
Sepulangnya dari tempat tongkrongan, aku segera membanting tubuhku di kasur. Menyalakan kipas angin yang sudah tiga bulan tidak dibersihkan. Ada anginnya ? Sedikit.
“Besok gue konser. Hehee, pasti keren dah gue”, kataku ngomong sendiri.
“Konser itu apa, Kak ?”, tanya adikku mengagetkan.
“Konser ituu, tampil di panggung. Besok kakak main musik di panggung”, jawabku riang. Bangga.
“Wiihh. Ibuuu, besok Kak Rieko konseerr”, kata adikku riang berlari ke arah ibu. Aku tercekat. Tidak. Jangan. Jangan.
Hanya beberapa menit.
“Jangan datang, Nak”, ibu berbicara tanpa menoleh. Merajut jaket merah yang dijanjikan untukku.
“Kenapa, Bu ?. Itu impian Rieko. Bukannya orang tua harus mendukung impian anaknya ?”, aku berargumen.
“Ibu takut kamu terbawa anak-anak itu”, kata ibu sambil terus merajut. Konsentrasi.
“Anak-anak apa ??. Anak-anak band itu ??. Mereka anak-anak yang baik, Bu”, kataku ngotot. Pitamku semakin naik.
“Tidak, Nak. Kamu tidak tahu. Mereka....”, ibu menoleh.
“Sudahlah, Bu. Ibu tidak tahu apa-apa tentang mereka. Rieko sudah kenal sebagian dari mereka. Mereka baik, perhatian, mereka...mereka...selalu mendukung impian Rieko”, kataku semakin ngotot.
“Ibu bersumpah, Nak. Impianmu akan terwujud. Tapi tidak dengan anak-anak itu. Mereka pe....”
“CUKUP, BU !!! Aku sudah bukan anak kecil lagi. Aku sudah bisa membedakan baik dan buruk. Saya sudah bisa, Bu”, jawabku keras.
Ibu mencicit. Menggigit bibir. Menunduk. Adikku melangkah mendekat pada ibu. Memeluk erat kakinya. Memegang hasil rajutan ibu. Lembut. Lantas kini memeluk rajutan itu. Memeluknya dengan erat.
Hari H
Langit sepertinya akan hujan.
Sekarang, aku sudah di panggung kecil. Tinggal lagu terakhir. Suasana ramai sekali. Teriakan-teriakan meriah terdengar. Konser ini terbuka untuk umum.
SUKSES. Tiga lagu sudah, hatiku benar-benar bahagia.
“Coy, kemari dah”, Petra, salah satu teman Rey memanggilku.
“Kenapa, Bang ?”, tanyaku berusaha gaul.
“Lu tampil keren tadi. Ni hadiah buat lu”, katanya menyuguhkan minuman soda. “Gratis kok”. Lantas meninggalkanku.
“Thanks, Bang”, kataku beranjak duduk.
Ada orang yang memujiku. Berarti sedikit lagi aku akan terkenal. Begitu pikirku. Aku melihat sekitar. Orang-orang yang sedang moshing menonton konser. Mereka berteriak kencang-kencang.
Masih melihat sekitar dengan tangan menggenggam minuman soda dari Petra. Masih melihat sekitar. Memperhatikan.
Di pojok kulihat beberapa orang sedang tertawa liar. Menyenangkan sekali.
“Koo, kemariii”, panggil Rey dari sana. Melambai tangan. “Gua mau kenalin lu sama temen-temen gue nih”, lanjutnya.
Mendengar hal itu, aku senang sekali. Melangkah mantap.
Namun aku tercekat. Berhenti. Ibuku kini menahan pundakku. Menarik lenganku. Lantas memaksa tubuhku untuk berputar. Aku diam. Menatapnya nanar. Marah.
“Kak, pulang yuk. Lina takut”, kata adikku memeluk kakiku. Sekejap suaranya membuatku bergetar. Tidak. Tidak. Sedikit lagi aku akan terkenal. Kalian pulangnlah. Kumohon.
“Pulanglah, Bu. Aku sudah besar”, kataku ketus. Tidak peduli pada Lina.
Ibu diam. Tidak bergeming.
“Aku sudah sampai pada impianku, Bu. Aku sudah dewasa. Aku sudah bisa memilih jalanku sendiri”
“Pulang yuk, Kak. Lina takuut”, Lina menggerakkan kakiku lebih kuat.
Semakin bergetar.
“Pulanglah, Bu. Aku sudah besar. Aku sudah dewasa. Sudah aku katakan, Bu. Rieko sudah....”, kubiarkan ibu mengisi kata terakhir.
Ibu masih diam. Memegang pergelanganku erat. Menatapku lamat-lamat.
Cukup, Bu. Cukup.
Kami di tengah-tengah keramaian, saling diam. Teriakan-teriakan dan tawa liar menggema hingga langit-langit bumi. Beberapa dari mereka terseok-seok menyeret kaki sambil membawa sebotol minuman yang persis ada di tanganku. Dirangkul temannya yang kondisinya sama saja.
Lina mencengkeram kakiku lebih kuat. Aku menggeser kakiku. Bermaksud melepaskan. Tapi genggamannya justru lebih kuat. Kuayunkan botol minumanku ke arah tangannya.
“PRANK”, Lina yang tahu tangannya akan terluka, mengibas tanganku. Melepas botol dalam genggamanku. Semua menoleh pada kami. Namun konser tetap berlangsung. Hanya sekejap, lantas kembali pada kesibukan masing-masing. Kembali pada dunia mereka, yang sekarang belum aku sadari.
Lina tidak menangis. Dia hanya menatapku. Terlihat seperti tatapan prihatin. Kini berbalik menatap ibu. Memeluk kakinya.
Saat itulah, ketika teriakan-teriakan itu semakin keras. Ketika musik di panggung semakin keras. Ketika malam semakin matang. Ketika rembulan sempurna dibalut awan hitam.
“Tapi kau masih anakku, Sayang”. Tepat saat hujan turun, aku berkata dalam hati. “Dan kau tetaplah ibuku, Ibu”
..............
“Kak, hari ini mendung banget. Ayo berangkat, katanya mau rekaman”, Lina menepuk tumpukan tanah di depannya. Mengusap batu di atasnya. Menoleh ke arahku. Aku diam. Dia sudah dewasa sekarang. Wajahnya sempurna mirip dengan ibu, kata-katanya, sampai gaya jilbab yang dikenakannya. Dia sudah menjadi gadis yang cantik.
Aku berpikir mendalam. Mencerna cerita-cerita kematian ayah. Dan baru beberapa hari yang lalu, aku tahu dari desas-desus angin. Ayahku tidak mati dihajar warga. Tapi karena pergaulan. Pergaulan yang tidak wajar, membuatnya mati melahap narkoba. Menambah kesan burukku pada ayah. Aku bersyukur, aku tidak seperti ayahku.
Sekarang, sumpah ibu telah terbukti. Aku sendiri, lebih tepatnya ditemani Lina dengan dukungan penuhnya, aku bisa rekaman solo. Merekam beberapa lagu ciptaanku di studio kecil. Sering aku diundang untuk mengisi acara di beberapa tempat yang jauh lebih baik daripada konser panggung murahan waktu itu. Masuk beberapa acara teve. Mengiringi pembacaan puisi. Tampil sebagai bintang tamu di acara talkshow.
Aku mengangguk. Mengibas rambut panjangku. “Iya, Lin”, tersenyum kecil.
Kami beranjak pergi. Meninggalkan tumpukan tanah dengan batu berukir nama ibuku.
“Terima kasih, Ibu. Aku tidak tahu ada dimana sekarang, kalau kau tidak menyelamatkanku malam itu. Terima kasih, Ibu”, gumamku sembari melihat Lina yang sedang membenahi jilbab birunya yang diterpa angin.
Jadilah gadis yang baik, Lina.

Kamis, 09 Mei 2013

SOAL FISIKA UN SMK ( SEKOLAH MENENGAH KEGALAUAN )


  1. Yunita berumur 20 tahun, menjomblo 3 tahun, bila umur rata rata orang tuanya 50 tahun, hitunglah berapa tekanan batin yang diterima yunita ?
  2. Jarak dari Mantan ke gebetan 5 km, kecepatan move on 0.5 km/jam, berapa waktu yang dibutuhkan untuk melaju dari mantan ke gebetan ?
  3. Hitung kecepatan sentrifugal yang diperlukan untuk menikung pacar orang, apabila mereka sudah berpacaran 2 tahun
  4. Jika dari rumah ke SPBU ditempuh dalam waktu 10 menit. dengan kecepatan 60 km/jam, berapa jarak hatiku dengan hatimu ?
  5. Jalinan cinta A dan B teerpisah 4980 km, bila A dan B berpacaran 190 hari, hitung frekuensi mereka berkelahi setiap minggunya

Senin, 15 April 2013

Indonesia in Action


Sewaktu David Beckham datang ke indonesia beberapa waktu yang lalu, seorang warga Indonesia membuat spanduk bertuliskan:
"Welcome , DAVID BECKAM TO INDONESIA!"
Seseorang kemudian berteriak : "Woy... Pake huruf 'H' Woy...!!"
Kemudian warga itu mengganti dengan:
"Welcome , H. DAVID BECKAM TO INDONESIA!"
Orang kemudian berteriak lagi: "Woy... Huruf 'H' di belakang huruf 'K'!"
Segera warga itu mengganti dengan:
"Welcome , KH. DAVID BECKAM TO INDONESIA!"

Yak,ini merupakan pelajaran untuk kita semua,untuk terus banyak membaca L

Pro Tips For UN

Buat yang UN dulu,yang sidang wisuda mah entar"an aja
  1. Jangan mandi, biar pengawasnya gak mau deket-deket
  2. Nyontek gakpapa asalkan dari sumber yang ada cap logo 'HALAL'
  3.  Bawa hp 2.. yg 1 jelek yg 1 bagus, kalo disita kasih yg jelek pake ygbagus
  4. Sebelum UN dimulai lebih baik update status twitter atau facebook dulu minta doa pada teman/­Follower
  5. Pakai celana dalam yg comfort (nyaman) biar gakgelisah
  6.  Jangan lupa minum tolak angin sebelum ujian dimulai, orang pinter selalu minum tolak angin
  7.  Inget! Lingkaran jawaban itu dibuletin, bukan dicoblos!
  8.  Kalo gak bisa jawab pencet bel lalu bilang "PAS
  9. Apapun ujiannya minumnya tetap teh botol Sosro
  10. Kalo udah gak bisa jawab, lambaikan tangan ke kamera
  11. Ada baiknya semasa UN, lupain hal2 lain yg bisa mengganggu konsentrasi belajar. Yg punya pacar, lbh baik putusin aja dulu
  12. Jangan lupa berdoa!..berDOA­ supaya ortu kamu ga ngusir kalo kamu gak lulus
  13. Sebelum berdoa, bikin orang2 untuk menzholimi kamu, karena doanya org2 yg terzholimi itu terkabulkan
  14. Pastikan lembar jawaban yg kalian isi bukan punya teman kalian
  15. Jangan kaget jika menemukan pembalut pd lembaran soal UN. Mungkin itu slh satu cara pemerintah mencegah kebocoran soal
  16. Jangan terlalu sering melihat ke pengawas, karena itu bisa menimbulkan perasaan cinta yg terlarang
  17. Kalo gak bisa ngerjain soalnya bawa pulang aja bilang ke pengawas buat PR
  18. Kalo mau nyontek ijin dulu ke pengawas (kalo kamu tipe pelajar sopan)
  19. Bawa 2 kaca spion untuk jaga2 pengawas dari belakang
  20. Jangan lupa pake seragam sekolah, kalo pake batik dikira jd pengawas...
  21. Utamakan kerjakan soal yang mudah dulu...... yang susah, kerjain di rumah aja.
  22. Dan terakhir...... pilih posisi duduk yang bagus, karena POSISI MENENTUKAN PRESTASI.


Sabtu, 13 April 2013

MANTAN


nih yaa,,,sedikit nge post kalo faktanya kalian masih mikirin mantan, ada beberapa contoh nih

1.      Stalkerin SosMed mantan
Social media udah banyak yang tau kan kaya facebook,twitter,dll,dan itu udah sangat berkembang  sekarang ini,sangat mudah untuk ngepoin perkembangan seseorang bahkan sampe orang yang ga bakalan ketemu.nah kalo lo masih ngepoin status atau aktivitasmantan di sosmed like twitter facebook,path.itu tandanya lo masih belom bisa ngelupain mantan J

2.      Masih nyimpen foto mantan
Apa lo masih nyimpen foto mantan di laptop.dompet atau di gadget ? nah itu tandanya blom bisa dibilang move ongimana bisa move on kalo masih terkenang memory saat bersamanya L

3.      Sering membicarakannya
Apakah kalian masih suka ngomongin dia sama  temen ? ahhaha meskipin ngomongin kejelekannya sekalipun,kalau sering itu menandakan kalian belom bisa move on juga.

4.      Masih menyimpan segala pemberian mantan
Kalo masih nyimpen segala pemberian mantan yang taro dikamarlah,di mobil,lemari,ini adalah tanda lain kalian masih ngarepin dia,jika emang niat mau ngelupain dia,simpan aja di kotak, dan jangan dibuka sampai kalian udah move n dan siap buat ngebuka itu lagi.

5.      Semua hal yang mengingatkan kita pada mantan
Sedih sih memang,contohnya kaya tempat” yang kita sering kunjungi berdua, dan itu mengingatkan kita saat jalan berdua, dan terbayang kalo dia masih di samping kita.

6.      Membandingkan kekasih baru dengan mantan
Hmm…kalo kita nyari orang yg mirip mantan, atau ngebandingin sifat dan kelakuannya, itu tanda masih blom bisa move on, dan itu susah untuk kita ngedapetin cinta yang baru

7.      Melihat dia . dan membuat kalian gemeteran
Saat ketemu mantan apa yang lo rasain ? sembunyi ? gemeter saat ketemu sama dia? Dengan semua kenangan yang tiba tiba muncul lagi.ini tanda lo blom bisa move on.

8.      Masih mengharapkannya kembali
Jika lo masih sering membayangkan masa depan dengannya, atau berharap di suatu saat dia akan kembali, ini adalah tanda lo ga bisa move on dari mantan,sebaliknya,ingat kembali alas an lo keika putus jika masih sering memimpikannya.

Rabu, 08 Agustus 2012

Cara Menghitung Jam MVP (DEFAULT RMS)

Semua tutorial ini dapat dilakukan jika anda ingin belajar menghandle masalah mvp anda sendiri.
Commands yang bisa digunakan di Leader-ROcontoh : @mi Angeling --> disini kalian dapat melihat Drop Rate custom Leader RO

About FAQ
Question (Pertanyaan) : Bagaimana cara menghitung jam mvp?
Answer (Jawaban) : anda dapat melihat dari MENIT/JAM respawn MVP tersebut. untuk mengetahuinya silahkan lihat form di bawah ini.

contoh : MVP Tao Gunka --> Respawn setiap 5 Jam hingga 5 Jam 10 menit dari waktu MVP tersebut terbunuh. (Artinya TGK ini dapat muncul antara 5 jam hingga maximal 5.10 menit , jika kalian telah mencari dan tidak ketemu mungkin telah dibunuh orang lain)
Contoh REAL : MVP Tao Gunka Mati/DIE (10.15*) maka Kemungkinan NEXT SPAWN ADALAH 15.15 Hingga 15.25 (jadi mungkin saja bisa spawn pada menit 15,16,17,18,19,20,21,22,23,24 atau 25) *Gunakan commands "@time" ketika anda telah berhasil membunuh MVP tersebut.



==================== MINI MVP======================
Angeling
60-90 Menit / 01.00 - 01.30 Jam @ (pay_fild04 "Warper - Field - Payon Field - LEvel 4")
60-90 Menit / 01.00 - 01.30 Jam @ (xmas_dun01 "Warper - Dungeon - Toy Factory - Toy Factory Warehouse 1")
60-90 Menit / 01.00 - 01.30 Jam @ (yuno_fild03 "Warper - Field - Yuno Field - Level 3 ")

Arc Angeling (yuno_fild05 "Warper - Field - Yuno Field - Level 5 ")
60-63 Menit / 01.00 - 01.03 Jam

Ghostring
 60-90 Menit / 01.00 - 01.30 Jam @ (pay_fild04 "Warper - Field - Payon Field - LEvel 4")
33-53 Menit / 00.33 - 00.53 Jam @ (treasure02 "Warper - Dungeon - Sunken Ship -  Sunken Ship 2 ")

Deviling
 60-90 Menit / 01.00 - 01.30 Jam @ (yuno_fild03 "Warper - Field - Yuno Field - Level 3 ")
120-180 Menit / 02.00 - 03.00 Jam @ (pay_fild04 "Warper - Field - Payon Field - LEvel 4")

======================== MVP ======================= 
Osiris (moc_pryd04 "Warper - Dungeon - Pyramid - Level 4 ")
60-70 Menit / 01.00 - 01.10 Jam

Baphomet (prt_maze03 "Warper - Dungeon - Hidden Temple - Labyrinth Forest F3 ")
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Doppelganger (gef_dun02 "Warper - Dungeon - Geffen Dungeon -  Geffen Dungeon 3 ")
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Mistress (mjolnir_04 "Warper - Field - Mt.Mjolnir - Mjolnir Field 04 ")
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Golden Thief Bug (prt_sewb4 "Warper - Dungeon - Prontera Culvert - Level 4 ")
60-70 Menit / 01.00 - 01.10 Jam

Orc Hero
 60-70 Menit / 01.00 - 01.10 Jam @ (gef_fild14 "Warper - Field - Geffen Field LEvel 14")
1440-1450 Menit / 24.00 - 24.10 Jam atau 1 Hari @ (gef_fild02 "Warper - Field - Geffen Field LEvel 02")

Drake (treasure02 "Warper - Dungeon - Sunken Ship -  Sunken Ship 2 ")
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Eddga (pay_fild11 "Warper - Field - Payon Field -  Field 11 ")
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Maya (anthell02 "Warper - Dungeon - Anthell -  Anthell 02 ")
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Moonlight Flower (pay_dun05 "Warper - Dungeon - Payon Cave - Level 5 ")
60-70 Menit / 01.00 - 01.10 Jam

Pharaoh (in_sphinx5 "Warper - Dungeon - Sphinx - Level 5 ")
60-70 Menit / 01.00 - 01.10 Jam

Phreeoni (moc_fild17 "Warper - Field - Morocc Field -  Field 17 ")
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Orc Lord (gef_fild10 "Warper - Field - Geffen Field LEvel 10)
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam 

Stormy Knight (Xmas_dun02 "Warper - Dungeon - Toy Factory - Toy Factory Warehouse 2 ")
60-70 Menit / 01.00 - 01.10 Jam

Garm (Xmas_fild01 "Warper - Field - Lutie Field - Lutie Fild 01 ")
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Dark Lord (gl_chyard "Warper - Dungeon - Glast Heim - Churchyard ")
60-70 Menit / 01.00 - 01.10 Jam

Turtle General (tur_dun04 "Warper - Dungeon - Turtle Island Dungeon 3")
60-70 Menit / 01.00 - 01.10 Jam

Lord of the Dead (niflheim "Warper - City - niflheim ")
133-266 Menit / 02.13 - 04.26 Jam
  * ada tanda-tanda khusus untuk mengechek monster tersebut ada atau tidak (check di www.irowiki.org)

Dracula (gef_dun01 "Warper - Dungeon - Geffen Dungeon -  Geffen Dungeon 2 ")
60-70 Menit / 01.00 - 01.10 Jam

Evil Snake Lord (gon_dun03 "Warper - Dungeon - Gonryun Dungeon LV 3")
94-104 Menit / 01.34 - 01.44 Jam

Incanation Samurai Specter (ama_dun03 "Warper - Dungeon - Amatsu Dungeon LV 3")
91-101 Menit / 01.31 - 01.41 Jam

Amon Ra (moc_pryd06 "Warper - Dungeon - Pyramid Basement 2")
60-70 Menit / 01.00 - 01.10 Jam

Tao Gunka (beach_dun "Warper - Dungeon - Beach Dungeon LV 1")
300-310 Menit / 05.00 - 05.10 Jam

RSX-0806 (ein_dun02 "Warper - Dungeon - Einborch Dungeon - Level 2  ")
125-135 Menit / 02.05 - 02.15 Jam

White Lady (lou_dun03 "Warper - Dungeon - Louyang Dungeon LV 3")
117-127 Menit / 01.57 - 02.07 Jam

Egnigem Cenia (lhz_dun02 "Warper - Dungeon - Lighthalzen Dungeon - Lighthalzen Dungeon 02 ")
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Vesper (jupe_core "Warper - Dungeon - Juperos Ruins - Juperos_core ")
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Lady Tanee (ayo_dun02 "Warper - Dungeon - Ayothaya Dungeon - Ayothaya Ancient Shrine 2 ")
420-430 Menit / 07.00 - 07.10 Jam

Detardeurus (abyss_03 "Warper - Dungeon - Abyss Lake - Abyss Lake LV 3")
180-190 Menit / 03.00 - 03.10 Jam

Kiel D-01 (kh_dun02 "Warper - Dungeon - Kiel Dungeon - Level 2 ")
120-180 Menit / 02.00 - 03.00 Jam

Valkyrie Randgris (odin_tem03 "Warper - Dungeon - Odin Temple - Odin Temple 3 ")
480-490 Menit / 08.00 - 08.10 Jam

Gloom Under Night (ra_san035 "Warper - Dungeon - Rachel Dungeon LV 5")
300-310 Menit / 05.00 - 05.10 Jam

Atros (Rachel Field)
ra_fild02 ( Warper - Field - Rachel Field 2 ) = 240-250 Menit / 04.00 - 04.10 Jam
ra_fild03 ( Warper - Field - Rachel Field 3 ) = 180-190 Menit / 03.00 - 03.10 Jam
ra_fild04 ( Warper - Field - Rachel Field 4 ) = 300-310 Menit / 05.00 - 05.10 Jam

Atros (Veins Field)
ve_fild01 ( Warper - Field - Veins Field 1 ) = 180-190 Menit / 03.00 - 03.10 Jam
ve_fild02 ( Warper - Field - Veins Field 2 ) = 360-370 Menit / 06.00 - 06.10 Jam

Ifrit (thor_v03 "Warper - Dungeon - Thor Volcano - Level 3 ")
660-670 Menit / 11.00 - 11.10 Jam

Fallen Bishop Hibram (abbey02 "Warper - Abbey Monastery Lv 2")
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Beelzebub (abbey03 "Warper - Dungeon - Abbey Monastery Lv 3")
720-730 Menit / 12.00 - 12.10 Jam

Gopinich (mosk_dun03 "Warper - Dungeon - Moscovia Dungeon - Level 3 ")
120 - 130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Leak (Dew_dun01 "Warper - Dungeon - Dewata Dungeon - Level 1 ")
120-130 Menit / 02.00 - 02.10 Jam

Wounded Morroc (moc_fild22 "Warper - Field - Morocc Field - Level 22 ")
720-780 Menit / 12.00 - 13.00 Jam

===================== QUEST MVP =====================
Ktullanux ( Ice Dun 03 ) 
Thanatos Phantom ( Thana_boss )
 Check at Ratemyserver --> Quest Database --> Dungeon/Map access Pilih Thanatos Phantom Summoning Guide / Kuttulanux Summoning Guide

Satan Morroc ( Moc_fild20) Harus masuk lewat penjaga dan harus quest.. untuk lebih lanjut dapat dilihat di (www.irowiki.org / www.ratemyserver.net)

Refrence :
§  http://www.ratemyserver.net
§  http://www.irowiki.org
§  http://www.Leader-ro.com